Installasi Backtrack

2009 Mei 16
by jefri.fm
Sebelum kita mulai, saya ingin menekankan bahwa saya tidak bertanggung jawab atas sesuatu
yang tidak beres berjalan saat kita melakukan proses  instalasi. tutorial ini dibuat untuk membantu dalam proses instalasi backtrack ke hardisk. Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi hal diluar dugaan seperti kehilangan data dsb. Jika anda mengikuti dokumentasi ini, ia akan menghapus semua data pada hard disk anda!
Persyaratan :
- CD Backtrack 3
- Persyaratan untuk instalasi yang baik memori 128 mb ,lebih tinggi lebih baik.
- hardisk minimal sekitar 3000 MB atau lebih.
Booting backtrack
Langkah pertama adalah dengan boot menggunakan CD/DVD room. Jika anda menggunakan Vmware maka anda harus menggunakan ISO sebagai cdrom. Ketika muncul prompt login, login menggunakan:
username: root
password: toor

Membuat Partisi
Selanjutnya, anda perlu membuat partisi dan file sistem. Perangkat PC/Notebook anda
Hardisk yang digunakan adalh / dev / sda yang ukuran 3,75 GB. Saya akan membuat 3 partisi.
Pertama kita akan membuat partisi / boot yang akan mengalokasikan 50 MB yang akan dipasang sebagai
/ boot. Partisi kedua akan menjadi partisi swap yang akan mengalokasikan 512 MB(tergantung memori anda).
Akhir partisi akan mengisi sisa disk dan di mount ( / ) sebagai / .
BT ~ # fdisk /dev/sda

Device contains neither a valid DOS partition table, nor Sun, SGI or OSF disklabel
Building a new DOS disklabel. Changes will remain in memory only,
until you decide to write them. After that, of course, the previous
content won’t be recoverable.
Command (m for help):n [enter]
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p [enter]
Partition number (1-4): 1[enter]
First cylinder (1-456, default 1):[enter]
Using default value 1
Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (1-456, default 456): +50M [enter]
Command (m for help):n [enter]
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p [enter]
Partition number (1-4): 2 [enter]
First cylinder (8-456, default 8):[enter]
Using default value 8
Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (8-456, default 456): +512M [enter]
Command (m for help): n [enter]
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p [enter]

Partition number (1-4): 3 [enter]
First cylinder (71-456, default 71):[enter]
Using default value 71
Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (71-456, default 456): [enter]
Using default value 456
Command (m for help): a [enter]
Partition number (1-4): 1 [enter]
Command (m for help): t [enter]
Partition number (1-4): 2 [enter]
Hex code (type L to list codes): 82 [enter]
Changed system type of partition 2 to 82 (Linux swap / Solaris)
Command (m for help): p [enter]
Disk /dev/sda: 3758 MB, 3758096384 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 456 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 7 56196 83 Linux
/dev/sda2 8 70 506047+ 82 Linux swap
/dev/sda3 71 456 3100545 83 Linux
Command (m for help): w [enter]
The partition table has been altered!
Calling ioctl() to re-read partition table.
Syncing disks.
Membuat FileSystems
Langkah berikutnya adalah untuk membuat filesystem pada partisi agar kita dapat
menulis data ke harddisk. Untuk konfigurasi ini, kita akan menggunakan Linux standar filesystem ext3.
kitai tidak perlu memodifikasi / dev/sda2, karena sudah setup sebagai Linux Swap.
BT ~ # mkfs.ext3 /dev/sda1
mke2fs 1.38 (30-Jun-2005)
Filesystem label=
OS type: Linux
Block size=1024 (log=0)
Fragment size=1024 (log=0)
14056 inodes, 56196 blocks
2809 blocks (5.00%) reserved for the super user
First data block=1
7 block groups
8192 blocks per group, 8192 fragments per group
2008 inodes per group
Superblock backups stored on blocks:
8193, 24577, 40961
Writing inode tables: done
Creating journal (4096 blocks): done
Writing superblocks and filesystem accounting information: done
This filesystem will be automatically checked every 25 mounts or 180 days, whichever
comes first. Use tune2fs -c or -i to override.
BT ~ # mkfs.ext3 /dev/sda3
mke2fs 1.38 (30-Jun-2005)
Filesystem label=
OS type: Linux
Block size=4096 (log=2)
Fragment size=4096 (log=2)
387840 inodes, 775136 blocks
38756 blocks (5.00%) reserved for the super user
First data block=0
24 block groups
32768 blocks per group, 32768 fragments per group
16160 inodes per group
Superblock backups stored on blocks:
32768, 98304, 163840, 229376, 294912
Writing inode tables: done
Creating journal (16384 blocks): done
Writing superblocks and filesystem accounting information: done
This filesystem will be automatically checked every 27 mounts or
180 days, whichever comes first. Use tune2fs -c or -i to override.

Mount the Devices

Langkah berikutnya adalah untuk me-mount  ke disk agar kita dapat menginstal kembali. kita akan
membuat direktori di / tmp untuk me mount nya.

BT ~ # cd /tmp
BT tmp # mkdir boot
BT tmp # mkdir bt3

BT tmp # mount /dev/sda1 boot
BT tmp # mount /dev/sda3 bt3

Proses Installasi Backtrack  Versi KDE Desktop

mulai KDE dengan perintah berikut:

BT ~ # startx

Setelah anda menjalankan KDE, klik tombol menu K pada pojok kiri bawah dan ikuti Menu :

K -> System -> Backtrack Installer

-Setelah itu menu installa akan muncul , pilih ruang harddisk yang ingin anda gunakan . disini saya menggunakan / sebagai tmp/bt3  dari HD saya, mount partisi yang lebih besar.

- Selanjutnya Anda pilih Metode Instalasi. Pilihannya adalah  Live (700 MB ) atau Real (2700 MB ). saya  memilih Real Instal karena saya memiliki ruang  yang cukup untuk itu dan setelah itu akan dapat berjalan lebih cepat tanpa kompresi. Tentunya, jika Anda menggunakan USB drive atau hard drive yang lebih kecil dari 2700 MB Anda tidak akan dapat  melakukan Instal Real

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS